Cara Mudah Impor Barang dari China Bagi Pemula!

Coba kalian lihat barang di sekitar kalian. Ada pc, charger HP, pulpen, skin care, botol minum bahkan hingga kipas angin. Kalian tahu ngga sih barang-barang itu asalnya dari mana?

Betul, barang-barang tersebut biasanya Made in China atau diproduksi di China. China adalah negara dengan GDP nomor dua tertinggi di dunia dengan kontribusi sektor manufaktur sebesar 20%.

Artinya, nggak kaget kalau produk China tuh ada dimana-mana dan dikonsumsi sama seluruh orang di dunia, tak terkecuali Indonesia.

Makanya, kalau berbicara soal bisnis, negara Tiongkok ini tak luput dari pembicaraan, apalagi bisnis Impor. Impor sendiri adalah kegiatan memasukkan barang dari luar daerah pabean (luar negeri) ke dalam daerah pabean (dalam negeri).

Simpelnya, kalian membeli barang dari luar negeri untuk digunakan di Indonesia, ntah untuk dijual lagi, sebagai bahan baku pabrik, dan sebagainya.

Bisnis impor adalah salah satu bisnis yang sangat digemari oleh banyak orang. Kalau ngga percaya, coba kalian buka market. Di situ banyak banget vendor yang menjual barang-barang impor yang biasanya beli dari Cina untuk dijual lagi di Indonesia.

Teman-teman juga bisa sukses dengan menjual produk Cina kaya mereka loh. Karena produk Cina murah dan sangat diminati masyarakat Indonesia.

Tapi, teman-teman pernah bingung nggak sih gimana caranya impor dari Cina?

“Duh min, aku gabisa bahasa Cina nih! Pasti gabisa impor.”

Keep song ya, karena Mincala mau kasih langkah-langkah untuk impor dari Cina bagi kamu yang baru mau belajar!

Menentukan Barang

(Sumber: Boing Boing)

Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah menentukan barang apa yang kalian mau impor. Dalam menentukan barang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

Marketplace (siapa yang mau beli barang kalian?)

Kalian harus tau dulu nih, kira-kira barang kalian itu diminati sama orang Indonesia nggak sih. Jangan sampai kalian sudah impor buanyak tapi malah nggak ada yang beli. Kan jadi sia-sia~

Regulasi (bagaimana peraturan lartas terkait barang tersebut?)

Barang impor memiliki regulasi kepabeanan yang cukup ketat dan biaya bea masuk yang cukup tinggi. Jadi, teman-teman harus paham dulu nih aturan-aturan barang kalian itu apa aja. Kalau teman-teman sudah paham aturan-aturannya, maka teman-teman bisa menekan biaya bea masuk dengan nge-supply dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Modal (berapa biaya keseluruhan untuk impor barang tersebut?)

Modal ini tentunya beda-beda ya tiap orang dan tiap barang. Meskipun beda-beda, teman-teman juga wajib menghitung modal yang dibutuhkan (tidak hanya harga barang saja, tapi biaya lainnya juga) sehingga teman-teman bisa menjual dengan harga yang tepat.

Mencari provider yang tepat

(Supply: Trade Twine)

Setelah teman-teman menentukan produk yang ingin diimpor, langkah selanjutnya adalah mencari provider dari Cina. Mencari provider ini gampang gampang susah ya teman-teman. Teman-teman harus berhati-hati jika mencari secara on-line karena rentan terjadi penipuan.

Teman-teman bisa mencari provider secara offline, melalui acara exhibition ataupun koneksi teman-teman, dan secara on-line, melalui market seperti Alibaba dan lainnya.

Guidelines dari Mincala adalah selalu minta sampel sebelum melakukan transaksi!

Mencari freight forwarder atau jasa impor lokal

(Supply: LinkedIn)

Sebenarnya teman-teman bisa langsung mengirim produk kalian lewat market seperti Alibaba menggunakan ekspedisi internasional seperti DHL, FedEx, dll. Tapi, Mincala kasih tau ya cara yang lebih murah, mudah dan fleksibel.

Pakai freight forwarder lokal. Selain lebih murah, teman-teman bisa konsultasi dan tanya-tanya terlebih dahulu tentang produk teman-teman, biaya bea masuknya berapa, berapa lama perjalanannya, dan lainnya.

Menentukan metode pengiriman

(Supply: NLine Delivery)

Ada dua metode pengiriman yang bisa teman-teman pilih, yaitu melalui laut atau Sea Freight dan melalui udara atau Air Freight.

Kalau by way of laut, tentunya biaya logistik pasti lebih murah, namun bisa lama sampainya, sekitar dua mingguan bahkan lebih. Kalau barang teman-teman bisa tahan lama seperti barang elektronik dan rumah tangga, Mincala sarankan menggunakan Sea Freight.

Kalau barang teman-teman adalah barang yang tidak bisa tahan lama seperti buah dan sayur, maka Mincala sarankan menggunakan Air Freight. Karena kalau by way of udara, dalam kurun waktu satu minggu saja barang tersebut bisa sampai ke tangan teman-teman.

Yha, meskipun lumayan mahal~

Menentukan metode pembayaran

(Supply: IHODL)

Time period of fee adalah ketentuan pembayaran yang dibuat oleh provider atau seller kepada pelanggan. Biasanya, dalam ekspor/impor terdapat dua jenis time period of fee, yaitu T/T (Telegraphic Switch) dan L/C (Letter of Credit score).

Kalau L/C itu gampangannya kayak kita beli di Tokopedia / Shopee. Jadi teman-teman melakukan pembayaran terlebih dahulu ke pihak ke tiga (dalam hal ini Financial institution). Lalu ketika teman-teman sudah menerima barangnya, baru deh uang pembayaran tersebut bisa cair dan bisa diterima oleh vendor.

Aman bukan?

Kalau T/T, simpelnya teman-teman langsung switch ke rekening provider.

Emang sih, lebih aman L/C, tapi prosesnya ribet banget dan nggak semua provider bisa menerima L/C kalau teman-teman cuman beli sedikit.

Tapi balik lagi ke teman-teman~

Kesimpulan

Bisnis impor barang Cina adalah salah satu bisnis yang sangat digemari oleh banyak orang, karena produk Cina murah dan sangat diminati masyarakat Indonesia. Ada lima langkah-langkah untuk mengimpor produk Cina untuk pemula.

Cara yang pertama adalah menentukan barang. Dalam menentukan barang, jangan lupa perhatikan pasar barang, regulasi barang, dan tentunya modal.

Setelah menentukan barang, selanjutnya adalah mencari provider. Mencari provider bisa dengan cara offline maupun on-line. Namun, apapun caranya jangan lupa untuk selalu minta sampel produk.

Lalu, tentukan freight forwarder yang terpecaya. Teman-teman bisa pakai jasa Ancala untuk ini loh! Langsung hubungi tim kami untuk konsultasi!

Setelah itu, teman-teman bisa langsung menentukan metode pengiriman dan pembayaran dan voila! Teman-teman siap jadi importir.

Jadi bagaimana? Teman-teman sudah sampai tahap yang mana nih? Ceritakan di kolom komentar ya, siapa tau Mincala bisa ngasih saran dan semangat~

AXL Parfum