3 Cara Ekspor Tanpa Modal Sedikitpun!

Siapa teman-teman disini yang pingin memulai usaha ekspor, tapi nggak punya modal? Atau sudah memulai usaha ekspor, sudah punya produk dan sudah promosi tapi takut ntar kalau ada purchaser nggak ada modal untuk menutupi biaya operasional?

Mincala punya tiga cara nih supaya teman-teman bisa ekspor tanpa modal sedikitpun! Yuk, simak tulisan di bawah ini.

  1. Gunakan Pembayaran T/T, Jangan L/C!
(Supply: ERZAP)

Pada aktivitas ekspor, biasanya cara pembayaran purchaser ke supplier itu ada dua jenis teman-teman, yaitu L/C atau Letter of Credit score dan T/T atau Telegraphic Switch. Bedanya apa sih?

Kalau L/C itu gampangannya kayak kita beli di Tokopedia / Shopee. Jadi purchaser melakukan pembayaran terlebih dahulu ke pihak ke tiga (dalam hal ini Financial institution). Lalu ketika purchaser sudah menerima barangnya, baru deh uang pembayaran tersebut bisa cair dan bisa diterima oleh supplier.

Makanya, kalau pake L/C tuh butuh modal yang gede banget karena uang dari purchaser nggak bisa langsung teman-teman gunakan untuk biaya (direct subject matter) dan operasional teman-teman.

Sedangkan T/T tuh simpelnya si purchaser langsung switch ke rekening teman-teman. Jadi teman-teman bisa langsung pakai tuh uangnya buat biaya (direct subject matter) dan operasional.

Tapi, kalau pakai T/T biasanya purchaser nggak mau langsung pembayaran 100% di awal. Biasanya purchaser melakukan Down Fee terlebih dahulu sebesar 50%.

Loh, kalo gitu gabisa buat nutup biaya operasional dong? Kita simak contoh di bawah ini ya.

Keterangan Jumlah
General Tagihan Buyer Rp 400.000.000
Down Fee yang dibayarkan Purchaser Rp 200.000.000
Biaya Operasional
Biaya Bahan Baku Rp 200.000.000
Biaya Logistik Rp 50.000.000
General Biaya Operasional Rp 250.000.000
Yang Harus Dikeluarkan Supplier Rp 50.000.000
(Keterangan: Tabel Skenario T/T)

Teman-teman tetap harus mengeluarkan sekitar 20% dari keseluruhan biaya operasional. Tapi lumayan kan daripada harus mengeluarkan 100% yaitu Rp 250.000.000.

Guidelines lain dari Mincala kalau teman-teman memang ingin tidak mengeluarkan uang sepeserpun adalah mendapatkan kepercayaan purchaser untuk transaksi T/T 100%.

Teman-teman Mincala banyak juga kok yang mengajak purchaser ketemu, jalan-jalan dan membangun interaksi dan kepercayaan sehingga purchaser deal transaksi T/T tanpa DP (langsung 100%)!

2. Mencari Investor

(Supply: Zahir Accounting)

Dilansir dari AXL Parfum, Investor adalah individu, sekelompok orang, atau perusahaan yang melakukan penanaman sejumlah modal. Mereka mengharapkan keuntungan atau imbal hasil dari aktivitas investasi yang sudah dilakukan.

Kalau teman-teman tidak punya modal, teman-teman dapat mencari investor untuk membiayai biaya operasional kalian. Namun, perhatikan bahwa teman-teman harus bisa menawarkan keuntungan yang menarik kepada calon investor teman-teman.

Cari Investor emang dimana sih Mincala?

Sekarang tuh banyak banget cara untuk cari Investor, apalagi ekspor sekarang sangat didukung pemerintah jadi lembaga pembiayaaan ekspor sudah lebih mudah untuk dijangkau. Contohnya adalah LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia) atau Eximbank.

Selain itu, banyak banget financial institution yang melayani Pinjaman Pembiayaan Expor. Kamu cukup memenuhi persyaratan-persyaratan dari financial institution tersebut.

3. Menjadi Perantara Supplier dan Purchaser

(Supply: iStock)

Cara yang ketiga ini cukup menuai prokontra di dunia ekspor karena cara ketiga ini sejatinya adalah menjadi makelar atau dealer atau dealer.

Makelar adalah seorang pedagang perantara yang tidak ikut bertanggung jawab atas penyerahan barang maupun pembayarannya. Makelar cuman mempertemukan kedua belah pihak saja.

Cara ini sering menuai prokontra, karena biasanya makelar dinilai tidak punya identitas perusahaan yang jelas dan tidak punya pengetahuan yang cukup terhadap produk yang dia jual. Julukan lainnya adalah PALUGADA (apa yang lu mau, gue ada).

Namun, cara ini juga bisa teman-teman lakukan jika teman-teman baru memulai bisnis ekspor. Karena teman-teman tidak perlu mendalami suatu produk. Selama ada kesempatan yang datang, maka itu dapat dikerjakan.

Kesimpulan

Ada tiga cara untuk teman-teman bisa ekspor tanpa modal.

Cara pertama adalah menggunakan pembayaran T/T, jangan L/C! T/T pun teman-teman tetep harus mengeluarkan biaya minimum 20% dari overall biaya. Kalau tidak mau mengeluarkan biaya sepeserpun, teman-teman harus jago mengambil hati purchaser.

Cara kedua adalah mencari investor atau melakukan pinjaman ke financial institution. Tentunya teman-teman harus siap membagi keuntungan teman-teman dengan pihak investor ataupun membayar bunga dari financial institution.

Yang terakhir adalah menjadi makelar. Mincala tahu kok menjadi makelar atau bisnis palugada cukup menuai prokontra. Namun, bagi teman-teman yang baru memulai dan bingung ingin fokus ke produk apa, bisa memulai karir ekspor dengan menjadi makelar terlebih dahulu.

Mincala jadi penasaran nih, gimana pengalaman temen-temen yang udah pernah ekspor tanpa modal. Ceritakan di kolom komentar ya!

AXL Parfum